Jumat, 18 Januari 2013

Pengantar databases terdistribusi


Sebelum belajar lebih jauh tentang database terdistribusi, ada baik kita mengingat kembali tentang data, informasi, database (basis data), dan jaringan Komputer serta pengertian database terdistribusi  itu sendiri yang diharapkan biasa berguna dalam mempejalari  desain database terdistribusi ini nantinya.
·         Data
Data merupakan fakta di dunia nyata atau kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf,simbolsimbol atau karakter khusus atau gabungan darinya.
·         informasi
Informasi adalah data atau kumpulan data yang sudah diolah. jadi  Sumber dari informasi adalah data. Dimana dengan informasi diharapkan seseorang akan lebih mudah memahami sekaligus dapat digunakan utuk mengambil keputusan.
·         Basisdata (database)
Basis data (database) merupakan kumpulan file (data) yang saling berinteraksi atau berhubungan yang diatur sedemikian rupa. Paradigm pengolahan data pada database system merupakan perpindahan dari paradigma file system (data diolah oleh masing-masing aplikasi). Program aplikasi tidak berpengaruh oleh perubahan yang terjadi pada data, begitu juga sebaliknya.
·         DBMS
DBMS (database management system) merupakan satu set program yang berguna untuk mendefinisikan , mengatur , dan memproses database serta aplikasi-aplikasinya.
·         Jaringan komputer
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer dan perangkat yang saling terhubung antara satu dengan lainnya. Dimana pada awalnya dibuat dengan tujuan menyelamatkan data (ARPANET). Sedangkan
·         Databases terdistribusi
Databases terdistribusi sebagai berikut :
1.      kumpulan data yang digunakan bersama yang saling berhubung secara logik tetapi tersebar secara fisik pada suatu jaringan komputer. atau
2.      Database yang disimpan pada beberapa komputer didistribusi dalam sebuah sistem terdistribusi melalui media komunikasi seperti high speed buses atau telepone line.
·         DDBS
DDBS (distributed database system) merupakan gabungan  dari dua pendekatan pengolahan data yang sama sekali berlawanan yaitu database dan jaringan computer. Dimana tujuan utama database system adalah untuk mengintegrasikan data dan sentralisasi, sehingga akses (deskripsi, manipulasi dan control) terhadap sangat terkontrol.  Sedangkan jaringan computer bertujuan untuk membuat mode kerja yang benar-benar menghindari terjadinya sentralisasi beban kerja.
KEUNTUNGAN DATA BASE TERDISTRIBUSI
1. Pengawasan distribusi dan pengambilan data
Jika beberpa site yang berbeda dihubungkan, seorang pemakai yang berada pada satu site dapat mengakses data pada site lain.
Contoh : sistem distribusi pada sebuah bank memungkinkan seorang pemakai pada salah satu cabang dapat mengakses data cabang lain.
2. Reliability dan availability
Sistem distribusi dapat terus menerus berfungsi dalam menghadapi kegagalan dari site sendiri atau mata rantai komunikasi antar site.
3. Kecepatan pemrosesan query
Contoh : jika site-site gagal dalam sebuah sistem terdistribusi, site lainnya dapat melanjutkan operasi jika data telah direplikasi pada beberapa site.
4. Otonomi lokal
Pendistribusian sistem mengijinkan sekelompok individu dalam sebuah perusahaan untuk melatih pengawasan lokal melalui data mereka sendiri. Dengan kemampuan ini dapat mengurangi ketergantungan pada pusat pemrosesan.
5. Efisiensi dan fleksibel
Data dalam sistem distribusi dapat disimpan dekat dengan titik diman data tersebut dipergunakan. Data dapat secara dinamik bergerak atau disain, atau salinannya dapat dihapus.
KERUGIAN DATABASE TERDISTRIBUSI
1. Harga software mahal
Hal ini disebabkan sangat sulit untuk membuat sistem database distribusi.
2. Kemungkinan kesalahan lebih besar
Site-site beroperasi secara paralel sehingga lebih sulit untuk menjamin kebenaran dan algoritma. Adanya kesalahan mungkin tak dapat diketahui.
3. Biaya pemrosesan tinggi
Perubahan pesan dan penambahan perhitungan dibutuhkan untuk mencapai koordinasi antar site.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar