Jumat, 18 Januari 2013

Perkembangbiakan Kupu - Kupu


Kupu – kupu berkembangbiak dengan Secara Generatif, terjadi jika ada pembuahan yaitu peleburan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina. Individu yang dihasilkan memiliki sifat perpaduan dari kedua induknya. Ia juga merupakan Makhluk Hidup yang berkembangbiak dengan menghasilkan Telur sehingga disebut Ovivar. Dan Proses perkembangbiakan Kupu – Kupu biasa disebut dengan Metamorfosis.

Metamorfosis adalah proses dari ulat menjadi hewan baru (fase sempurna) yaitu kupu-kupu. Pada prosesnya terjadi cukup panjangdan lama namum sederhana. Pertama-tama mulai dari telur yang di letakkan oleh kupu-kupu pada daun yang bertujuan nantinya daun tersebut bisa menjadi bahan makanan ulat tersebut hingga mencapai dewasa setelah tiba waktunya menjadi pupa/ kepompong dan dalam beberapa hari akan menjadi kupu-kupu baru. Siklus Prosesnya sebagai berikut :


Larva adalah ulat yang tumbuh dan khusus untuk makan serta mengalami molting beberapa kali, kemudian larva membungkus dirinya sendiri dalam kepompong dan menjadi pupa, tahapan larva sangat berbeda sekali dengan tahapan dewasa.

Pupa merupakan tahap dimana jaringan larva mengalami pembelahan dan deferensiasi sel-sel yang sebelumnya tidak aktif pada tahap larva menjadi organ tubuh seperti kaki, sayap, antena, organ reproduksi dan organ lain dari insekata. Akhirnya imago (hewan dewasa) keluar dari kepompong.

Kurang lebih satu minggu, telur kupu-kupu akan menetas menjadi ulat. Kemudian, ulat berumur kurang lebih dua minggu akan berkembang menjadi kepompong (pupa). Kepompong kemudian berkembang menjadi kupu-kupu setelah kurang lebih 10 hari. 

Atau lebih jelasnya lagi waktu metamorfosi kupu-kupu sbb :
1.      Telur menempel pada daun inang lamanya 2-7 hari setelah itu menetas menjadi Ulat.
2.      Ulat (larva) berumur 14-20 hari dengan berganti kulit 4-5 kali, pada umur itu mengkonsumsi daun setara luasan 20x30cm Kemudian membungkus dirinya menjadi Kepompong.
3.      Kepompong (chrysalis/pupa) berpuasa dan beristirahat selama 14-16 hari, butuh waktu 1-2 jam untuk mengeringan sayap sebelum siang terbang untuk pertama kalinya.
4.      Kupu-kupu dewasa (imago) berumur 14-24 hari, dimana sekitar 7% hidup imago digunakan untuk kopulasi.

Singkatnya :
Ketika melakukan kopulasi (Kawin) Kupu-kupu betina menegakkan sayap sambil menunjukkan warna pucat bagian bawah tubuhnya kepada kupu-kupu jantan. Kupu-kupu kawin dengan cara saling membelakangi. Terjadi pembuahan telur di dalam tubuh betina. Telur kemudian diletakkan di daun kubis. Telur kupu-kupu menetas menjadi ulat. Ulat berubah menjadi kepompong. Kepompong berubah menjadi kupu-kupu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar